Dalam dekade 1930-an yang dikenal sebagai masa kelam ekonomi dunia.
Great American Despression. Coba lihat film “Cinderella Man”, film layar
lebar yang menceritakan seorang juara dunia tinju berat ringan yang
untuk makan saja terpaksa harus mengantri. Sungguh kondisi ekonomi yang
parah. Kondisi ini masih diperparah dengan adanya perang dunia I sehingga
banyak orang rela untuk berperang daripada bekerja.
Untuk mengatasi kekelaman ekonomi dikala itu, maka dibuat dan
ditandatanganilah perjanjian Bretton Woods sesuai nama hotel tempat
perjanjian tersebut ditanda-tangani.. Salah satu isi dari perjanjian tersebut ialah membatasi percetakan
atau pembuatan mata uang, bila tanpa disertai cadangan emas yang cukup
bagi negara yang bersangkutan. Walaupun pada akhirnya perjanjian ini dibatalkan oleh Amerika di tahun 1971, namun satu kesimpulan yang diperoleh adalah “The Mother of all money is GOLD”.
( Induk dari semua mata uang adalah emas ). Hal ini lah yang menjadikan
pentingnya emas dalam dunia perekonomian modern, pasca Great American
Despression.
EMAS VS PERANG
Ada satu kelakuan emas yang hampir selalu terjadi. Setiap ada ketidak
pastian di bidang ekonomi, maka harga emas akan selalu meroket. Fakta
sebaliknya, setiap ada kepastian (baca: kondisi perekonomian yang terus
meningkat) maka harga emas akan menurun. Dengan demikian, setiap kali terjadi perang atau ancaman perang, maka
harga emas akan meroket. Bicara perang disini bukan hanya tentang
senjata dan peluru tetapi juga ketidak pastian di bidang ekonomi. Bila
kita runut maka menjelang perang teluk di bulan Agustus 1990 dapat
disaksikan harga emas mencapai titik tertinggi di level 415US$/Troy
Ounce. Ditahun 2008, ketika mulai terjadi perang terhadap krisis
Subprime Mortgage, maka emas juga mulai meroket dan tembus hingga level
1000US$/Troy Ounce ke atas. Kondisi ketidak pastian ini terus berlanjut
sampai sekarang.
EMAS VS KAMBING
Secara intelektual sudah dibahas tentang emas. Mari simak analisa
berikut. Ada satu indikator yang cukup luar biasa tentang emas yaitu
cukup bandingkan emas dengan harga kambing.. Semenjak di jaman Nabi Muhammad, harga 1 ekor kambing setara dengan 3
gram emas. Bila emas saat ini berada di 1150US$/TO dan 1US$ = Rp.9450,-
maka 1 gram emas setara dengan Rp.350.000,-. Dan berdasarkan info
terakhir sesudah hari raya kurban harga kambing saat ini sekitar
Rp.800.000,-. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk memperoleh 1
ekor kambing dibutuhkan cuma 2 gram lebih emas. Inipun artinya harga
emas masih terlalu tinggi bila dibandingkan harga kambing.
Rabu, September 07, 2011
RIAU DAILY PHOTO

Posted in 
4 Response to "BISNIS EMAS"
mantap !!
makasih bnyak infonya
mantap juga nie info nya sangat menarik nie gan.......
Betul emas dan kambing harusnya senilai seperti dulu.
thanks ya infonya
Poskan Komentar
Berikan Komentar terbaik anda, lebih dari satu komen sangat diharapkan,sekarang zamannya bebas berekspresi.